Sunday, July 20, 2008

Sex and the city

Dalam dua hari ini gw nonton 3 film cinta… yang sebenernya inti dari ceritanya itu sama-sama aja… tapi tetep aja… akan selalu ada beda hasil yang diperoleh penonton. Setiap cerita memiliki masing-masing agenda untuk disampaikan. Dan itu pula yang membedakan. Tulisan ini gw buat juga atas permintaan dari temen gw… dia minta gw review untuk Sex and the City.

Jujur… pas gw diminta gitu ma temen gw… gw agak ogah. Karena gw bukanlah penggemar dari serial itu dan agak males nontonnya. Memang gw dah beli tuh film. Tp gw blm sentuh-sentuh sampe tadi pagi. Akhirnya per jam 10 pagi tanggal 20 Juli ini... gw menyelesaikan nonton Sex and the City - the movie (untuk membedakan cerita serial dan film-nya aja… - gw akan singkat jadi SC). SC tetap bercerita tentang Carrie Bradshaw (mudah-mudahan ga salah namanya... mengingat gw nonton di dvd yang ga da teks), seorang penulis terkenal.. sampai saat ini dia telah menerbitkan 3 buku yang laris manis dan telah menemukan cintanya, Big, itu panggilannya. Mr. Big (jadi ingat band Mr. Big). Mereka telah bersama sekitar 10 tahun dan akan membeli apartemen baru. Sampai suatu hari terucap kata bahwa untuk mengikat... lebih baik mereka menikah. Untuk Carrie hal itu merupakan hal yang membahagiakan... mengingat usianya juga sudah 40 tahun. Dia pun sampai diliput oleh Vougue (tau ah... bukan penggemar mode) untuk pernikahannya. Rencana telah dilakukan dan berjalan baik sampai pada hari H, Big batal datang. Dan Carrie marah besar. Mereka (4 girls in SC – Samantha, Miranda, Charlotte and Carrie) kembali menjalani hidup mereka masing-masing. Termasuk kehidupan Miranda yang sempat pisah dengan suaminya karena sang suami mengaku bahwa dia telah selingkuh sekali. Sedangkan untuk Charlotte tidak ada apapun selain kebahagiaan sepertinya. Dia akhirnya hamil juga. Samantha? Dia tetap single karena that’s the way she is. Hepi ending??? You bet. Mana mungkin ada film ga hepi ending untuk cerita cinta di Hollywood. Tul ga???

Nah yang menarik dari kisah ini adalah… ketika Miranda mengaku bahwa pada malam sebelum hari H (pernikahan Big dan Carrie) dia secara tidak sengaja bilang ke Big (setelah bertengkar dengan suaminya di luar resto) bahwa mereka (Big dan Carrie) membuat suatu kesalahan dengan menikah. Hal ini membuat Big berpikir dan akhirnya pemikirannya memang ada efek terhadap keputusannya untuk batal menikah hari itu. Dan Carrie marah pada Miranda karena dia baru mengatakannya setelah 6 bulan lebih. Mereka bertengkar dan saling diam. Sampai Miranda berusaha untuk meminta maaf. Di taksi, Miranda kembali meminta maaf. Carrie mengembalikan dengan bertanya... bagaimana dengan suaminya? Kenapa Miranda tidak bisa memaafkannya? Miranda berdalih bahwa hal itu berbeda... tapi menurut Carrie... sama saja... itu sama-sama permohonan maaf (forgiveness). So... how hard it could be. Akhirnya memang Miranda dan Carrie berbaikan. Demikian pula antara Miranda dan suaminya. Mereka rujuk kembali.

Pada intinya cerita ini kembali lagi bercerita tentang persahabatan dan cinta. Persahabatan antara ke-4 orang tersebut sangatlah menarik. Karena persahabatan mereka sepertinya sudah sangat dalam dan saling mengetahui satu sama lain. Persahabatan yang memang tidak singkat. Karena perjalanan serial film ini saja sudah sangat lama. Sekitar 6 season kalau tidak salah. Artinya 6 tahun untuk bersama. Entah persahabatan ini pulakah yang membuat film ini tetap berlangsung ataukah hanya profesionalitas di antara ke-4 aktris tersebut. Awalnya memang mereka pun bersahabat baik di layar maupun di luar layar kaca. Tapi pada awal-awal pembuatan film ini... terdapat gosip film dibatalkan karena adanya perpecahan antara mereka. Terutama aktris pemeran Samantha. Tapi ternyata... setelah sekian lama menanti.. akhirnya film ini pun rilis kembali. Apakah hal ini karena persahabatan??? Atau hanya karena profesionalitas di antara mereka? Karena di dalam film ini tidaklah terlihat sama sekali bahwa di antara mereka tersebut ada masalah. Kecuali memang peran Samantha diceritakan ke LA. Yang mana agak terpisah dengan yang lainnya. Entahlah... tapi yang pasti kita harus bersyukur .. entah karena persahabatan mereka atau profesionalitas mereka itu... kita masih dapat menikmati finalisasi cerita SC ini (ga mungkin deh kayaknya ada lagi lanjutannya).

Sahabat di film ini diceritakan sangatlah kental... mungkin karena memang diceritakan bahwa mereka itu sudah mengenal sangat lama... (seperti yang gw bilang... gw ga nonton serial-nya... so agak2 ga tau awal pertemuan mereka gimana). Sahabat seperti mereka ini... sangatlah ok... gw sendiri pun ingin menjadi seorang sahabat bagi teman-teman gw... apakah gw mampu? Karena sahabat sejati dalam film ini diceritakan akan selalu ada dalam senang apalagi duka. Yaitu saat Carrie batal menikah... semuanya ikut menemani Carrie ke tempat honeymoon yang tidak dapat dibatalkan... termasuk Miranda yang sebenarnya agak sulit untuk meninggalkan pekerjaannya.

Ending yang hepi ini tentunya memang sudah diperkirakan dan memang sudah dapat dipastikan bahwa Carrie dan Big akan menikah... walaupun ada masalah awalnya. Karena bagaimanapun juga... Cinta akan menang... kalo orang Jawa bilang... Love will conquer all (apa coba..).

Ya gitu aja sih review-an gw... untuk yang ini mungkin tidak seperti review film gw sebelumnya… karena yang gw tangkep ya Cuma itu doang… soal cinta akan menang… persahabatan sejati akan selalu ada… bahwa sahabat memang segalanya.. di saat kita sedih ataupun senang... sahabat sejati akan hadir serta masalah memaafkan di mana pun sama... apapun penyebab pertengkaran itu... karena pada intinya adalah kemauan untuk memaafkan.

0 komentar:

Post a Comment

These are.... the blogs...